Minggu, 12 Juni 2016

Obyek Wahana Wisata Air Terjun Coban Rondo



              Air Terjun Coban Rondo juga merupakan salah satu obyek wana wisata yang dimiliki di Kabupaten Malang. Terletak ± 12 km dari Kota Batu, atau tepatnya di Desa Pandansari Kec. Pujon. Kawasan Wana Wisata Air Terjun Coban Rondo adalah kawasan wana wisata yang paling mudah ditempuh. Jalan masuk menuju lokasi sudah beraspal, sehingga sangat memudahkan wisatawan apabila ingin mengunjungi obyek wana wisata ini.

              Air terjun Coban rondo memiliki ketinggian 84 meter, berada pada ketinggian 1135 meter dari permukaan air laut, tepatnya didesa Pandesari Kecamatan Pujon, kabupaten malang. Air yang mengalir berasal dari sumber mata air Cemoro Dudo. Objek wisata ini pertamakali dibangun pada tahun 1980 dan merupakan bagian dari wilayah Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH), Perum Perhutani Malang. Dari data statistik yang ada, air terjun Cobanrondo memiliki debit air 150 liter/detik, sedangkan pada musim kemarau hanya 90 liter/detik. Selain untuk tujuan wisata, air terjun Coban rondo juga digunakan untuk pengelolaan air minum melalui PDAM untuk masayrakat Kecamatan Pujon. Selain wisata air terjun, wana wisata coban rondo juga sering dijadikan sebagai tempat berkemah. Pada musim ospek maka bumi perkemahan di coban rondo ini sering penuh. Sehingga tempat ini menjadi sebagai salah satu tujuan pariwisata yang banyak dikunjungi. Pengunjung banyak datang pada akhir pekan maupun hari libur nasional. Para pengunjung banyak yang menikmati setiap pemandangan yang ada disekitar air terjun. Ada yang sekedar duduk melihat air yang jatuh dari ketinggian 84 meter, dan ada yang berfoto-foto mengabadikan setiap jengkal keindahan coban rondo. Air terjun yang jatuh indah ditambah dengan tebingnya yang mempesona menjadikan tempat ini sangat nyaman untuk setiap orang yang merasa jenuh dengan aktifitas kesehariannya. 

              Selain air terjun serta tebing yang indah memanjakan mata, pengunjung akan melihat banyak kera yang dibiarkan berkeliara bebas. Banyak kera-kera tersebut bergelantung baik di pepohonan maupun membaur dengan pengunjung. Kera ini banyak jumlahnya. Selain sebagai tempat pariwisata, di coban rondo ini juga sebagai salah satu tempat perlindungn kera. Kera-kera ini akan muncul disaat pengunjung tidak terlalu ramai, namun saat ramai kera-kera ini akan bersembunyi. 

              Fasilitas yang ada di tempat wisata ini sangat memanjakan setiap pengunjung. Selain digunakan sebagi media edukasi, di tempat ini juga digunakan sebagai media pariwisata. Tepatnya yaitu pariwisata edukasi. Sistem ekologi pada tempat ini masih terjaga kealamiannya. Belum banyak perubahan yang terdapat di coban rondo. Meskipun beberapa saat lalu di tempat ini telah terjadi banjir bandang yang menyebabkan beberapa fasilitas yang rusak ringan maupun rusak berat, namun tidak begitu mengurangi kealamian dan keindahan dari tempat ini. 

              Pengunjung yang berkunjung di tempat wisata ini tidak hanya pengunjung local, namun juga pengunjung manca negara. Tidak hanya para remaja namun juga para orang dewasa. Disepanjang jalan yang dilewati untuk sampai di tempat ini akan melewati hutan pinus yang luas terdapat dikanan kiri jalan. Masih dalam kawasan wisata coban rondo terdapat perkebunan yang terdapat tumbuhan sayur dan buah. Para pengunjung dapat memetik buah atau pun sayur yang terdapat di tempat itu. Selain itu ada labirin yang dapat kita temui sembara menuju pintu keluar. Meskipun labirin ini tidak terlalu besar namun cukup memanjakan setiap pengunjung. 

              Kondisi jalan menuju air terjun sudah beraspal, di sepanjang jalan melintasi tebing yang dipenuhi dengan pohon cemara dan pinus sehingga membuat suasana serasa sejuk dan nyaman, sehingga dapat menarik wisatawan untuk berkunjung ke objek wisata ini. Banyak fasilitas pendukung kelancaran kegiatan pariwisata yang memberikan kenyamanan kepada wisatawan untuk mengunjungi objek wisata ini antara lain penginapan, pedagang, jasa angkutan, penerangan, air bersih, pos keamanan, jasa pemandu, poliklinik, toilet, mushola, tempat parkir, dan souvenir shop. Sarana dan prasarana seperti sarana akomodasi, restoran, souvenir, toilet, sarana kesehatan, dan keamanan sudah cukup memadai namun sarana transportasi untuk menuju ke lokasi Air Terjun Coban Rondo kurang memadai. Bagi wisatawan yang tidak membawa kendaraan pribadi hanya tersedia ojek sebagai fasilitas untuk menuju ke lokasi Air Terjun. 

           Kepariwisataan adalah alat untuk mencapai stabilitas ekonomi yang bertujuan untuk menyejahterakan penduduk sekitar. Secara tidak langsung pembangunan Wana Wisata Coban Rondo dapat mengurangi pengangguran, meningkatnya kualitas SDM penduduk setempat, serta dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air terhadap sejarah seni budaya Bangsa. Hal eksklusif dalam pembangunan wana wisata Coban Rondo ini penduduknya bisa menjadi pegawai di Kantor Pengelola Wana Wisata Coban Rondo, penduduk dapat membuka warung makan, restoran, membuka kios souvenir yang menjual hasil ketrampilan penduduk, menjadi tukang parkir, penjaga toilet, bahkan ada juga yang menjadi tukang ojek karena melihat jarak tempuh dan lokasi menuju Air Terjun sangatlah jauh sehingga membutuhkan ojek. Dengan adanya lapangan pekerjaan baru ini membuat penduduk sekitar tidak mengalami kesulitan dalam mencari pekerjaan.